DPRD Bulukumba Desak Anggaran Damkar Diperkuat di APBD 2026

SUARA-SULSEL.COM – DPRD Bulukumba melalui Panitia Khusus (Pansus) 1 desak pemerintah daerah memperkuat anggaran Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) pada APBD 2026.

Desakan ini disampaikan dalam rapat pembahasan Ranperda Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran yang digelar di ruang Komisi III DPRD Bulukumba, Senin (27/10/2025).

Dalam rapat tersebut, Pansus 1 menyoroti kondisi bak penampungan air pemadaman yang dinilai sudah tidak layak digunakan dan berisiko terhadap keselamatan.

Anggota Pansus 1 DPRD Bulukumba, H. A. Pangerang Hakim, menegaskan bahwa kebutuhan pembangunan bak penampungan air baru harus diprioritaskan oleh pemerintah daerah.

“Beberapa tahun lalu kita anggarkan Rp300 juta, namun berdasarkan kajian Damkar ternyata tidak cukup. Dibutuhkan sekitar Rp400 juta untuk pembuatan bak penampungan air yang baru,” ungkapnya.

Menurutnya, keberadaan bak penampungan air sangat krusial dalam operasional Damkar.

Risiko besar dapat terjadi jika bak yang ada saat ini roboh atau tidak mampu digunakan ketika terjadi kebakaran.

Karena itu, ia menyebut kebutuhan tersebut sebagai kegiatan mendesak yang wajib diakomodasi dalam APBD 2026.

Ia menegaskan agar pemerintah daerah mengesampingkan anggaran yang dinilai kurang prioritas.

“Ini harus diprioritaskan, termasuk perbaikan selang penyemprot sudah bocor-bocor. Pemerintah harus tanggap. Kasihan komandan Damkar sering dianaktirikan. Sudah dianggarkan lalu dihapus, begitu terus,” tegas Ketua Komisi III DPRD Bulukumba itu.

Selain bak penampungan air, pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) juga menjadi sorotan.

Pangerang menekankan bahwa APD adalah kebutuhan vital untuk keselamatan personel Damkar.

Karena itu, ia meminta sebagian anggaran dialihkan demi pemenuhan kebutuhan tersebut.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *