MAKASSAR, SUARASULSEL.COM – Ketua Umum KONI Sulawesi Selatan, Darmawangsyah Muin, menghadiri pelantikan Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Sulawesi Selatan periode terbaru di Hotel Claro Makassar, Kamis (29/1). Dalam kesempatan tersebut, ia menitipkan pesan krusial terkait masa depan karate di Sulsel.
Darmawangsyah mendorong agar di bawah kepemimpinan Ketua Umum terpilih, Amir Uskara, FORKI Sulsel tidak hanya fokus pada kuantitas atlet, tetapi juga pada peningkatan kualitas perangkat pertandingan, yakni wasit dan juri.
“Kita berharap di era kepemimpinan Kakanda Amir Uskara ini, prestasi atlet Sulsel semakin meningkat. Terutama penyiapan wasit dan juri yang kompeten dan profesional,” ujar Wakil Bupati Gowa tersebut.
Wasit Objektif, Kunci Lahirnya Atlet Berkarakter
Menurut Darmawangsyah, objektivitas wasit adalah pondasi dalam melahirkan atlet berintegritas. Jika perangkat pertandingan bekerja secara profesional, maka potensi dan karakter asli atlet akan terbentuk dengan sehat.
Hal ini sejalan dengan ambisi besar KONI Sulsel untuk menembus posisi 10 besar klasemen nasional pada ajang PON 2028 di NTB-NTT mendatang.
“Kolaborasi dengan KONI Sulsel dalam pembangunan karakter sangat penting agar kita mampu melahirkan atlet berpotensi emas,” tambahnya.
Sentilan Ketum PB FORKI Terkait Ego Sektoral
Senada dengan hal itu, Ketua Umum PB FORKI, Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto, memberikan arahan tegas. Ia menyoroti masalah “ego sektoral” yang seringkali menghambat prestasi karate di Indonesia.
“Kendala utama kita seringkali adalah wasit dan juri yang masih tendensius. Ini harus dibenahi. Wasit harus profesional agar kejuaraan berjalan adil dan melahirkan atlet terbaik yang mampu bersaing di level internasional,” tegas mantan Menko Polhukam tersebut.
Komitmen Amir Uskara Jaga Harmonisasi
Menanggapi arahan tersebut, Ketua Umum FORKI Sulsel, Amir Uskara, menyatakan komitmennya untuk menjaga harmonisasi antar perguruan. Saat ini, terdapat sembilan perguruan aktif di Sulawesi Selatan dari total 25 perguruan nasional.
“Fokus kami bukan hanya mengejar medali, tetapi juga membangun karakter atlet yang disiplin. Apa yang telah ditorehkan selama ini akan kami pertahankan dan tingkatkan,” pungkas Amir.
Acara pelantikan ini turut dihadiri oleh Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko, Kadispora Sulsel Suherman, serta jajaran pengurus FORKI kabupaten/kota se-Sulsel.





