SUARA-SULSEL.COM – DPRD Bulukumba meminta agar kualitas pelayanan publik tetap terjaga meski anggaran 2026 dipangkas.
Hal itu mengemuka dalam rapat mitra komisi terkait pembahasan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2026 yang digelar selama tiga hari, 6–8 Oktober 2025, di ruang komisi DPRD Bulukumba.
Ini tahap awal penyelarasan prioritas program dan rencana anggaran OPD dengan arah kebijakan pembangunan daerah 2026.
Setiap komisi menghadirkan OPD mitra kerja untuk memaparkan kebutuhan anggaran dan program prioritas masing-masing.
Di Komisi I, rapat yang digelar Senin (6/10/2025), menghadirkan sejumlah OPD, yakni Satpol PP dan Damkar, Disdukcapil, DPMPTSP, serta DPMD.
Dipimpin Ketua Komisi I, Alkhaisar Jainar Ikrar, didampingi Wakil Ketua Komisi, Andi Usdar, dan dihadiri seluruh anggota komisi.
Komisi I menyoroti penyesuaian anggaran menyusul adanya pemangkasan dana transfer ke daerah untuk Bulukumba yang turun sekitar Rp265 miliar pada 2026.
Anggota Komisi I, Fathinah Qauliyah, menekankan pentingnya menjaga kualitas pelayanan publik di tengah pengurangan anggaran tersebut.
Ia mencontohkan penghentian sementara layanan pembuatan KTP di Disdukcapil akibat maintenance server dan peralatan.
“Hal seperti ini tentu membutuhkan dukungan biaya, dan ke depannya kita harus memastikan persoalan seperti ini tidak terkendala anggaran,“ ujarnya.
Ia mendorong optimalisasi peran sektor swasta melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR).
Ia menilai perlunya Peraturan Daerah tentang CSR agar kontribusi perusahaan lebih terarah untuk kepentingan masyarakat.
Diketahui, TKD Bulukumba 2026 hanya Rp1,014 triliun, turun dari Rp1,280 triliun pada 2025.
Kondisi ini, menurut Wakil Ketua II DPRD Bulukumba Syahruni Haris mengharuskan pemerintah daerah menyesuaikan penyusunan APBD 2026.
“Itu kebijakan pusat, mau tidak mau kita harus menyesuaikan dengan pemotongan tersebut,” ujarnya.
Ia menambahkan, sejumlah program yang telah direncanakan akan mengalami penyesuaian dan akan dibahas kembali dalam KUA dan PPAS 2026.(*)





