SUARA-SULSEL.COM, BANTAENG – Mencegah terjadinya abrasi di pinggir pantai Bantaeng, Huadi Group lewat Yayasan Bantaeng Lestari Sejahtera (Bastra) bekerjasama dengan Dandim 1410 Kabupaten Bantaeng melakukan penghijauan di sekitar Jetty Huadi Group.
Dandim 1410/Bantaeng Letkol Infantri Eka Agus Indarta mengaku kegiatan penghijauan tersebut menanam 200 bibit mangrove dan 20 bibit ketapang.
“Adapun bibit yang ditanam adalah bibit mangrove, dan bibit katapang dengan masing-masing 200 bibit mangrove dan 20 bibit ketapang,” kata Eka Agus Indarta dalam sambutannya, Rabu, 17 Januari 2024.
Kegiatan penghijauan ini merupakan kolaborasi dari berbagai sektor mulai dari pemerintah Kabupaten Bantaeng, Kepolisian dan tentunya Huadi Group.
“Kegiatan penanaman pohon ini dilakukan dalam upaya penghijauan yang dilakukan oleh multi sektor yang ada di Kabupaten Bantaeng,” tuturnya.
Menurut dia, sinergitas dan koordinasi yang baik antara semua stakeholder di Kabupaten Bantaeng termasuk Huadi Group dalam upaya pencegahan bencana di tahun 2024.
“Sinergitas yang kita bangun hari ini adalah upaya untuk mencegah bencana. Terima kasih yayasan Bastra yang telah menginisiasi kegiatan hari ini. Kita menanam mangrove adalah upaya untuk mencegah abrasi yang ada,” jelasnya.
Sementara itu perwakilan Yayasan Bastra, Andi Dwi Putra mengaku, pihaknya akan selalu mensupport kegiatan bermanfaat untuk masa depan dan keberlangsungan masyarakat Kabupaten Bantaeng.
“Kegiatan seperti ini akan senantiasa kami support sebagai bentuk sinergitas dari Yayasan Bastra. Semoga apa yang kita tanam hari ini akan menjadi sesuatu yang bermanfaat untuk kita semua di masa depan,” katanya.
Dandim 1410/Bantaeng, Kadis DLH Bantaeng, Kadis Perikanan Dan Kelautan Bantaeng, Camat Pajukukang.
Kapolsek Pajukukang, Kepala Desa Papanloe, Persit dan perwakilan Yayasan Bastra melanjutkan makan siang bersama di kolom rumah warga setempat.(*)





