Orang Muda Ganjar Berikan Pelatihan Penggunaan Pupuk Kepada Masyarakat di Sulsel

SUARASULSEL.COM, BULUKUMBA – Relawan Orang Muda Ganjar (OMG) Sulsel kembali melaksanakan kegiatan bermanfaat kepada masyarakat luas.

Kali ini, pendukung Ganjar Pranowo itu menggelar pelatihan cara penggunaan pupuk yang baik kepada masyarakat di Desa Singa, Kecamatan Herlang, Kabupaten Bulukumba, Minggu (18/6/2023).

Pelatihan bertajuk sosialisasi penggunaan pupuk dan bantuan alat pertanian itu diikuti sekira 50 peserta yang rata-rata berprofesi sebagai petani.

Koordinator Wilayah Orang Muda Ganjar Sulsel Muh Rais Auliya Razak mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memberikan edukasi kepada para petani khususnya penggunaan pupuk organik.

“Kami melihat di sini kebanyakan petani, maka dari itu kami membuat kegiatan ini agar mereka bisa memanfaatkan pupuk yang benar untuk membangun ketahanan pangan,” kata Muh Rais dalam siaran persnya.

Dalam kegiatan ini relawan OMG juga mengundang narasumber, Khaerul Fiqri dari Agronomist PT. Saprotan Utama Nusantara.

Mereka menjelaskan tentang penggunaan pupuk yang perlu diketahui oleh petani. Selain lebih ramah lingkungan, pupuk dinilai bisa mengusir hama pada tanaman.

“Kami menghadirkan narasumber ini untuk memberikan pendidikan dan pelatihan bagaimana memanfaatkan pupuk untuk tanaman. Karena pupuk ini mempunya banyak manfaat,” kata dia.

Tidak hanya pengetahuan, OMG Sulsel juga memberikan bantuan berupa alat bantu pertanian kepada masyarakat sekitar. Dia berharap bantuan tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Di sela kegiatan tersebut, Muh Rais juga memperkenalkan sosok Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden RI Tahun 2024 kepada masyarakat sekitar.

Sementara itu, Ketua RT Desa setempat, Fandi mengaku sangat mengapresiasi kegiatan yang diadakan oleh OMG Sulsel ini.

Selain memberikan sosialisasi penggunaan yang baik, mereka juga memberikan bantuan untuk bisa digunakan masyarakat sekitar.

“Kami merasa bersyukur dengan adanya kegiatan ini, karena selain dengan sosialisasi penggunaan pupuk yang baik, masyarakat khususnya petani dusun saukeng juga mendapatkan bantuan alat pertanian,” kata Fandi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *