SUARA-SULSEL.COM – KUA-PPAS APBD Bulukumba Tahun Anggaran 2026 disahkan dalam Rapat Paripurna DPRD Bulukumba, Rabu (15/10/2025).
Penetapan di tengah kondisi fiskal yang menantang akibat penurunan anggaran transfer dari pemerintah pusat senilai Rp268 miliar atau sekira 20 persen dari tahun sebelumnya.
Kesepakatan ditandai penandatanganan Nota Kesepahaman antara Ketua DPRD Bulukumba Umy Asyiatun Khadijah, dan Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf.
Andi Muchtar Ali Yusuf menyatakan 2026 akan menjadi tahun penuh tantangan bagi pemerintah daerah.
Ia menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menyusun program prioritas karena ruang fiskal daerah mengalami penyusutan signifikan.
“Kondisi ini tentu menjadi tantangan besar bagi Pemerintah Kabupaten Bulukumba. Kita harus semakin cermat dan selektif dalam menetapkan program serta kegiatan yang memberi dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Andi Utta sapaannya menilai penurunan dana transfer pusat sebagai momentum untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah dengan mengoptimalkan potensi sumber daya alam.
Ia menyoroti sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata yang selama ini menjadi penopang ekonomi masyarakat.
“Pengalaman tahun-tahun sebelumnya harus menjadi refleksi. Banyak anggaran terserap untuk hal-hal yang belum sepenuhnya berorientasi pada pembangunan kemandirian ekonomi daerah,” jelasnya.
Ia mendorong agar anggaran 2026 benar-benar diarahkan pada sektor potensial yang meningkatkan produktivitas dan menciptakan lapangan kerja baru.
Dengan sinergi eksekutif dan legislatif, Andi Utta optimistis keterbatasan fiskal dapat berubah menjadi peluang perbaikan.
Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Bulukumba, Umy Asyiatun Khadijah, didampingi Wakil Ketua II, Syahruni Haris, serta dihadiri sejumlah anggota DPRD dan pimpinan OPD, termasuk Wakil Bupati Bulukumba, Andi Edy Manaf.
Dalam sambutannya, Umy menegaskan bahwa dokumen KUA-PPAS 2026 menjadi landasan penting dalam penyusunan APBD tahun depan, sekaligus mengapresiasi kinerja seluruh pihak yang terlibat.
“Kami mengapresiasi semua pihak yang telah bekerja keras dalam penyusunan KUA dan PPAS ini,” katanya.(*)





