JAKARTA, SUARSULSEL.COM – Semangat solidaritas membakar suasana saat alumni Farmasi Universitas Andalas (Unand) menggelar buka puasa bersama di PUSKESAD Cililitan, Jakarta Timur, Minggu (8/3/2026). Ratusan alumni dari berbagai penjuru tanah air berkumpul bukan sekadar untuk melepas rindu, tetapi juga menggalang dana kemanusiaan bagi korban banjir bandang di Padang.
Solidaritas Lintas Generasi
Sebanyak 350 alumni dari berbagai angkatan memadati lokasi acara sejak sore hari. Mereka merayakan tema “Basamo Bajaso, Basamo Basuo” dengan penuh kehangatan. Kehadiran tokoh-tokoh penting menambah bobot acara, antara lain Dekan Fakultas Farmasi Unand, Ketua IKA Farmasi Unand, Ketua Umum DPP IKA Unand, serta Ketua Umum Ikatan Apoteker Indonesia (IAI).
Selain mempererat silaturahmi, Ustad Derry Sulaiman hadir memberikan tausiyah yang menggugah jiwa. Ia menekankan pentingnya ukhuwah islamiyah dan kepedulian sosial, terutama dalam bulan suci Ramadan yang penuh berkah.
Kreativitas untuk Kemanusiaan
Panitia mengemas aksi penggalangan dana secara unik. Mereka memanfaatkan medium seni untuk menyentuh hati para hadirin. Alumni perempuan dari berbagai angkatan menampilkan musikalisasi puisi yang penuh emosional di tengah acara.
Selanjutnya, pertunjukan tersebut memicu empati para tamu yang hadir. Alhasil, para alumni memberikan donasi sukarela secara masif hingga mencapai angka Rp42.000.000. Panitia akan mengalokasikan seluruh dana tersebut untuk membiayai pembangunan hunian sementara (huntara), fasilitas MCK, serta penyediaan sarana air bersih bagi warga terdampak banjir di Padang.
Visi Kedepan Angkatan 2001
Ketua panitia, Apt. Agusman, S.Farm, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh alumni atas kontribusi mereka. Angkatan 2001 (Proton) memimpin kepanitiaan tahun ini dengan visi yang kuat untuk memadukan kegiatan ibadah dengan aksi nyata.
“Kami berterima kasih kepada seluruh uda, uni, kawan, dan adiak-adiak yang berpartisipasi. Semoga rasa badunsanak dan silaturahmi di antara kita selalu terjaga,” ujar Agusman.
Terlebih lagi, para alumni berharap kegiatan ini terus berlanjut sebagai tradisi tahunan. Mereka ingin menjadikan momentum Ramadan bukan hanya sebagai ajang temu kangen, melainkan juga wadah kontribusi berkelanjutan bagi masyarakat luas yang membutuhkan uluran tangan.




