Dosen dan Mahasiswa UIT Desak Perbaikan Mutu, Ingin Rektor Baru Visioner

MAKASSAR, SUARASULSEL.COM – Menjelang berakhirnya masa jabatan Rektor Universitas Indonesia Timur (UIT), Dr. Abdul Rahman, sivitas akademika di kampus tersebut menyuarakan aspirasi kuat terkait kriteria pemimpin baru.

Dosen dan perwakilan mahasiswa secara terpisah menyatakan harapan untuk memiliki sosok visioner yang fokus utama pada peningkatan mutu akademik dan tata kelola universitas yang transparan.

Saat ini, lima nama mulai beredar di kalangan kampus sebagai kandidat potensial pengganti Rektor: Prof. Wahyu, Prof. Rusdin Nawi, Dr. Arjang, Dr. Andi Tenriajeng, dan Dr. Patawari.

Sejumlah dosen, yang meminta identitasnya dirahasiakan, menegaskan bahwa rektor baru harus memprioritaskan penyelesaian isu akreditasi institusi dan program studi. Mereka juga menuntut perbaikan mendesak pada fasilitas penunjang perkuliahan dan penelitian.

“Kami berharap rektor yang baru adalah sosok yang transformatif, mampu membawa UIT keluar dari isu-isu lama, terutama soal akreditasi. Ini krusial untuk masa depan lulusan dan dosen,” ujar salah satu dosen senior di UIT.

Tuntutan serupa datang dari mahasiswa. Seorang perwakilan mahasiswa yang disapa Abang menekankan pentingnya transparansi dan peningkatan fasilitas dasar.

“Kami butuh fasilitas yang memadai, mulai dari perpustakaan digital hingga laboratorium yang up-to-date. Kepemimpinan baru harus terbuka dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa dan dosen,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa pemimpin baru juga harus memiliki rekam jejak yang jelas dan komitmen untuk membersihkan birokrasi kampus.

Proses Pemilihan Harus Transparan

Selain kriteria kepemimpinan, sivitas akademika juga menaruh perhatian pada mekanisme pemilihan rektor. Mereka berharap proses yang akan dijalankan oleh Yayasan dapat berlangsung secara terbuka, akuntabel, dan melibatkan partisipasi aktif dari unsur dosen serta mahasiswa.

Hingga berita ini diturunkan, Rektor UIT, Dr. Abdul Rahman, dan perwakilan dari yayasan belum memberikan pernyataan resmi terkait proses pemilihan rektor selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *