JAKARTA, SUARASULSEL.COM – Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-IV Tahun 2025 di Hotel Shangri-La Jakarta, sekaligus merayakan usia emas organisasi, 50 tahun.
Mengusung tema “50 Tahun IWAPI Konsisten dalam Pemberdayaan Ekonomi Perempuan: Inovatif, Inklusif, dan Kolaboratif Menuju Indonesia Emas,” Rakernas ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kontribusi perempuan pengusaha terhadap perekonomian nasional.
Peran strategis perempuan dalam ekonomi disoroti mengingat lebih dari 64 persen pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia dikelola oleh perempuan. Sektor UMKM sendiri menyumbang lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Ketua Umum IWAPI, Nita Yudi, menyatakan bahwa data tersebut menegaskan potensi besar perempuan sebagai penggerak utama ekonomi rakyat.
“Melalui IWAPI, kami ingin memastikan para pengusaha perempuan mendapatkan dukungan, pelatihan, dan jejaring yang dibutuhkan agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” ujar Nita Yudi.
Hingga tahun 2025, IWAPI telah memiliki puluhan ribu anggota aktif yang tersebar di 38 provinsi dan lebih dari 329 kabupaten/kota. Organisasi ini secara konsisten mengembangkan program seperti pelatihan bisnis, pendampingan digital, dan inkubasi wirausaha.
Cetak Rekor MURI dan Aksi Sosial
Rakernas IWAPI ke-IV ini juga diisi dengan beragam kegiatan berdampak, termasuk Bazar Expo yang diikuti 166 booth dari DPD IWAPI seluruh Indonesia. Selain itu, digelar pula IWAPI Fashion Day yang menampilkan karya 10 desainer, sebagai wujud dukungan terhadap industri mode dan ekonomi kreatif.
Puncak acara mencatatkan rekor MURI melalui kegiatan pembagian makanan bergizi serentak. Total 71.860 paket dibagikan di 356 titik di 36 provinsi Indonesia dan Malaysia.
“Rekor ini bukan sekadar angka, tetapi simbol kepedulian sosial IWAPI terhadap kesehatan masyarakat, terutama perempuan dan anak-anak. Kami ingin menunjukkan bahwa IWAPI tidak hanya fokus pada bisnis, tapi juga memiliki tanggung jawab sosial,” jelas Nita.
Inisiatif sosial ini, tambah Nita, merupakan bentuk dukungan nyata IWAPI terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan produktif.
Perkuat Jaringan dan Kapasitas Digital
Sebagai bagian dari rangkaian Rakernas, IWAPI menggelar IWAPI Charity Gala Dinner untuk menggalang dana bagi program inkubasi wirausaha perempuan dan pelatihan peningkatan keterampilan. Aksi kemanusiaan juga dilakukan melalui kegiatan donor darah bekerja sama dengan Rumah Sakit Fatmawati.
Untuk memperluas akses pasar dan investasi, Rakernas 2025 juga menyelenggarakan Business Matching yang mempertemukan anggota dengan buyer dan mitra potensial. Selain itu, untuk menghadapi tantangan era modern, diadakan workshop digitalisasi UMKM.
Rakernas IWAPI ke-IV diikuti oleh 1.500 peserta dari seluruh DPD se-Indonesia. “Rakernas ini bukan hanya forum kerja, tetapi juga wadah pembelajaran, inspirasi, dan kolaborasi,” tutup Nita Yudi.
Melalui konsolidasi ini, IWAPI menegaskan kembali komitmennya sebagai garda terdepan pemberdayaan ekonomi perempuan Indonesia, sejalan dengan visi besar menuju Indonesia Emas 2045. (*)






