Srikandi Ganjar Pranowo Ajak Perempuan Milenial Lestarikan Budaya Lewat Tari Bosara

SUARA-SULSEL.COM, BONE – Relawan Ganjar Pranowo yang tergabung dalam Srikandi Ganjar menggelar kegiatan workshop Tari Bosara atau Tari Penjemputan Tamu.

Kegiatan ini dilaksanakan bersama perempuan milenial di Desa Pasempe, Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Koordinator Wilayah Srikandi Sulsel Nurul Awainah mengatakan kegiatan itu dilaksanakan untuk memperkenalkan tarian ini kepada para milenial, sekaligus mengajak mereka untuk bisa terus melestarikan budaya lokal tersebut.

Ia menilai zaman yang canggih ini bisa menimbulkan perubahan pola hidup milenial yang lebih modern, sehingga mereka lebih memilih kebudayaan baru dibanding dengan budaya lokal.

“Akibatnya, milenial cenderung untuk memilih kebudayaan baru yang dinilai lebih praktis dibandingkan dengan budaya lokal,” tutur Nurul Awainah dalam siaran persnya, Kamis (6/7/2023).

Dia menambahkan salah satu faktor yang menyebabkan budaya lokal dilupakan hingga saat ini, karena kurangnya generasi penerus yang memiliki minat untuk belajar dan mewarisi kebudayaannya sendiri.

Oleh karena itu, perempuan pendukung Ganjar Pranowo itu mengajak milenial untuk bisa berpartisipasi melestarikan budaya tersebut.

“Tim Srikandi Ganjar Sulsel mengajak para perempuan milenial yang berada di Desa Pasempe, Kabupaten Bone agar mengikuti program ini dan ikut berpartisipasi dalam melestarikan budaya bangsa ini,” katanya.

Menurut dia, workshop tersebut diikuti oleh puluhan perempuan milenial dari Kabupaten Bone. Mereka terlihat sangat semangat belajar Tari Bosara.

“Mereka disana diajarkan cara belajar tarian tradisional,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Nurul Awainah juga tidak lupa memperkenalkan sosok Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden Tahun 2024 kepada para peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Salah satu peserta, Lita sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Srikandi Ganjar Sulsel.

Dia mengatakan bahwa kegiatan pelatihan ini sangat bermanfaat kepada masyarakat, khususnya para milenial.

Sebab, adanya workshop ini dirinya mengetahui Tari Bosara.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat banget buat saya dan teman-teman. Pada kegiatan ini saya diajarkan menari Tarian Bosara. Saya berharap Srikandi Ganjar bisa melakukan kegiatan serupa di desa kami ini,” kata Lita.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *