Nur Syamsiah Yunus Tekeng Bahas Keluarga Sakinah di Majene Sulawesi Barat

SUARASULSEL.COM, MAJENE – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) menggelar seminar kekeluargaan.

Menciptakan rumah tangga yang harmonis dalam perspektif gender menjadi tema acara kegiatan.

Seminar kekeluargaan itu digelar di Masjid Ridho Allah, Kelurahan Mosso, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

Hadir sebagai narasumber, Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UINAM Nur Syamsiah Yunus Tekeng.

Presidium Majelis Forhati Sulawesi Selatan itu menyatakan, menurut kaidah bahasa Indonesia, sakinah mempunyai arti kedamaian, ketentraman, ketenangan, dan kebahagiaan.

“Jadi keluarga sakinah adalah kondisi yang sangat ideal dalam kehidupan keluarga. Keluarga sakinah sering disebut sebagai keluarga bahagia,” katanya, Selasa (28/2/2023).

“Dengan demikian, keluarga sakinah adalah kondisi sebuah keluarga yang sangat ideal, terbentuk berlandaskan Alquran dan sunnah untuk mencapai kebahagiaan di dunia akhirat,” Syamsiah menambahkan.

Tak hanya itu, Mantan Wakil Dekan III FDK UINAM itu juga tampil sebagai pembicara pada seminar keperempuanan di Dusun Palla-pallang, Desa Tallu Banua Utara, Sendana, Majene, Selasa (28/2/2023).

Kali ini, mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar mengusung tema optimalisasi peran perempuan dalam pembangunan desa.

Selain Nur Syamsiah Yunus Tekeng, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Majene Andi Armiah juga tampil sebagai pembicara.

“Suatu kebanggaan karena seminar keperempuanan ini terlaksana dengan baik,” kata Koordinator Desa (Kordes) Mahasiswa KKN UINAM Fahtul Rahman.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *