MAKASSAR, SUARASULSEL.COM — Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., meresmikan empat fasilitas baru di Balai Besar POM (BBPOM) Makassar, Kamis (5/3/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya memperkuat infrastruktur kerja, meningkatkan layanan publik, serta mendukung kesejahteraan pegawai.
Kegiatan berlangsung di kantor BBPOM Makassar di Jalan Baji Minasa No. 2 dan dihadiri jajaran deputi BPOM RI serta seluruh pegawai BBPOM Makassar. Dalam kesempatan tersebut, Taruna Ikrar menandatangani prasasti dan melakukan pengguntingan pita sebagai tanda peresmian fasilitas baru.
Empat fasilitas yang diresmikan meliputi Media & Data Center, Sanggar SAKA POM, Day Care Baji Dakka, dan Bank Sampah Unit Ewako. Seluruh fasilitas ini dirancang untuk mendukung kinerja pengawasan obat dan makanan sekaligus memperkuat budaya kerja yang modern dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Taruna Ikrar menekankan pentingnya transformasi digital dan kepedulian sosial dalam pengelolaan lembaga. Menurutnya, kehadiran Media & Data Center akan memperkuat sistem pengelolaan data pengawasan obat dan makanan secara terintegrasi.
“Media Data Center sangat krusial. Fasilitas ini menjadi jantung informasi yang menyatukan data pengawasan obat dan makanan sehingga pengambilan keputusan dapat berbasis bukti,” ujar Taruna Ikrar.
Selain itu, BPOM juga menghadirkan Bank Sampah Unit Ewako sebagai langkah nyata pengelolaan limbah secara bertanggung jawab. Sistem di bank sampah tersebut memungkinkan pemilahan sampah secara detail sehingga proses daur ulang menjadi lebih efektif.
Limbah plastik, kertas, dan minyak jelantah akan disalurkan kepada pihak pengolah. Sementara itu, limbah organik diolah secara mandiri menjadi pupuk untuk tanaman di lingkungan kantor BBPOM Makassar.
Taruna Ikrar juga menyambut baik kehadiran fasilitas Day Care Baji Dakka yang diperuntukkan bagi anak-anak pegawai. Menurutnya, fasilitas tersebut membantu menciptakan keseimbangan antara kehidupan kerja dan keluarga.
“Dengan adanya day care, pegawai yang memiliki anak kecil dapat bekerja lebih tenang karena tetap bisa memantau tumbuh kembang anak di lingkungan kantor,” jelasnya.
Di sisi lain, BBPOM Makassar juga menghadirkan Sanggar SAKA POM sebagai pusat aktivitas bagi anggota Satuan Karya Pramuka (SAKA) POM. Fasilitas ini diharapkan menjadi ruang diskusi sekaligus wadah pengembangan ide kreatif generasi muda dalam mengedukasi masyarakat tentang keamanan obat dan makanan.
Kepala BBPOM Makassar, Yosef Dwi Irwan, S.Si., Apt., M.M., menjelaskan bahwa setiap fasilitas memiliki fungsi strategis. Media & Data Center akan menyajikan data yang akurat dan terintegrasi untuk kebutuhan internal maupun publikasi kepada media dan pihak eksternal.
Sementara itu, Bank Sampah Unit Ewako mengusung konsep pengelolaan limbah secara sistematis melalui pemilahan dan daur ulang. Ia menegaskan bahwa sistem tersebut tidak hanya berfokus pada pembuangan sampah, tetapi juga pada pengelolaan limbah secara berkelanjutan.
“Melalui pengelompokan sampah yang ketat, proses daur ulang menjadi lebih mudah. Kami mengelola limbah plastik, kertas, dan minyak jelantah secara sirkular, sedangkan limbah organik kami olah menjadi pupuk untuk tanaman di lingkungan kantor,” jelas Yosef.
Setelah peresmian, Taruna Ikrar bersama rombongan meninjau langsung setiap fasilitas. Melalui pengembangan sarana ini, BBPOM Makassar diharapkan semakin optimal menjalankan peran sebagai garda terdepan perlindungan masyarakat dari risiko obat dan makanan yang tidak memenuhi standar keamanan.






