LAPMI HMI Makassar Gelar Pelatihan Jurnalistik, Cetak Regenerasi Jurnalis Muda Berintegritas

MAKASSAR, SUARASULSEL.COM – Lembaga Pers Mahasiswa Islam (LAPMI) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Makassar menggelar Pelatihan Jurnalistik sebagai bagian dari proses kaderisasi organisasi. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, 12–13 September 2026, di Klinik Anugrah Maraja, Kota Makassar.

Pelatihan ini diikuti puluhan kader LAPMI HMI Cabang Makassar yang berasal dari tiga komisariat, yakni Komisariat PERTI Fajar, Universitas Mega Rezki, dan Fakultas Sastra Universitas Muslim Indonesia (UMI). Melalui kegiatan ini, LAPMI berupaya meningkatkan kapasitas kader di bidang jurnalistik sekaligus memperkuat regenerasi jurnalis muda yang profesional dan beretika.

Ketua Panitia Pelaksana, Muh. Alfath Hidayat, berharap pelatihan tersebut dapat membangkitkan semangat belajar para peserta. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu melahirkan kader-kader baru yang memiliki minat dan kemampuan di bidang jurnalistik.

“Saya berharap setelah adanya pelatihan jurnalistik ini, peserta yang hadir semakin terdorong untuk terus belajar dan memperbanyak latihan ke depan, sehingga regenerasi jurnalis muda Himpunan Mahasiswa Islam dapat terus terjaga,” ujar Alfath.

Sementara itu, Direktur LAPMI HMI Cabang Makassar, Ryan Hidayat, menjelaskan bahwa pelatihan jurnalistik merupakan bagian penting dari proses kaderisasi sekaligus salah satu syarat untuk menjadi anggota LAPMI HMI Cabang Makassar.

Menurut Ryan, peserta akan mendapatkan berbagai materi dasar jurnalistik, mulai dari teknik penulisan berita, etika pers, hingga pemahaman mengenai tanggung jawab seorang jurnalis dalam menyampaikan informasi kepada publik.

“Pelatihan jurnalistik ini kami laksanakan selama dua hari, 12–13 September 2026, di Klinik Anugrah Maraja, Kota Makassar. Kami berharap seluruh peserta dapat memahami materi yang diberikan sebagai bekal untuk berkecimpung di dunia jurnalistik,” katanya.

Ryan menegaskan bahwa pemahaman terhadap kaidah jurnalistik sangat penting. Sebab, kesalahan dalam menyajikan informasi dapat berdampak tidak hanya kepada individu, tetapi juga terhadap nama baik lembaga.

Ia juga mengingatkan pentingnya sikap bijak dalam menyebarkan informasi, terutama di era digital yang serba cepat saat ini.

“Saya pernah mendengar sebuah pepatah, ‘Sabar Sebelum Sebar dan Saring Sebelum Share’. Pesan ini penting agar setiap informasi yang disampaikan benar-benar telah diverifikasi dan dapat dipertanggungjawabkan,” tutup Ryan.

Melalui pelatihan ini, LAPMI HMI Cabang Makassar berharap lahir generasi jurnalis muda yang tidak hanya terampil menulis, tetapi juga menjunjung tinggi etika, akurasi, dan tanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *