Site icon Suara Sulsel

Masa Depan Anak Makassar Dirancang di Ruang Hotel: Akademisi Dorong Aksi Nyata Kota Layak Anak

Masa Depan Anak Makassar Dirancang di Ruang Hotel: Akademisi Dorong Aksi Nyata Kota Layak Anak

MAKASSAR, SUARASULSEL.COM – Komitmen serius untuk menjadikan Makassar sebagai Kota Layak Anak (KLA) kembali ditegaskan dalam sebuah diskusi hangat di Hotel Dalton Makassar, Minggu pagi.

Pertemuan yang dihadiri pejabat, anggota DPRD, praktisi, hingga akademisi ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan kebijakan dan aksi nyata.

Sorotan utama tertuju pada pemaparan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2024. Dr. Andi Alim, SE., SKM., M.Kes dari Universitas Mega Buana Palopo, tampil memukau dengan menjelaskan secara sistematis mulai dari dasar hukum hingga indikator kota ramah anak.

“Anak adalah subjek pembangunan, bukan objek. Perda ini mengajak kita bersama bertanggung jawab atas tumbuh kembang mereka,” tegas Dr. Andi Alim, menyerukan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

Diskusi yang berlangsung hangat tidak hanya mengidentifikasi tantangan di lapangan—seperti kurangnya ruang bermain yang aman dan pengaruh media yang belum sepenuhnya ramah anak—tetapi juga berhasil melahirkan berbagai ide dan solusi optimis dari peserta.

Anggota DPRD Kota Makassar, Zulhajar S.IP., MA saat dihubungi melalui sambungan telpon selulernya mengatakan Perda tidak akan berarti tanpa aksi nyata.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengambil bagian aktif dalam mewujudkan Makassar sebagai tempat tumbuh kembang terbaik bagi anak-anaknya.

Sosialisasi ini menegaskan pentingnya sinergi antara ilmu pengetahuan dan praktik pemerintahan. Kehadiran para akademisi di tengah forum kebijakan publik menunjukkan bahwa kemauan bersama untuk berubah, dibarengi dengan pemahaman regulasi yang kuat, menjadi kunci dalam perjalanan panjang Makassar menuju predikat Kota Layak Anak.

Exit mobile version