News

Rektor UNM Bersama Dirjen Kemenristekdikti Pantau Pelaksanaan Tes Kompetensi Dasar CPNS

Rektor UNM Bersama Dirjen Kemenristekdikti Pantau Pelaksanaan Tes Kompetensi Dasar CPNS

Rektor UNM Bersama Dirjen Kemenristekdikti Pantau Pelaksanaan Tes Kompetensi Dasar CPNS

MAKASSAR, SUARASULSEL.COM – Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Husain Syam bersama Dirjen Pengembangan Inovasi Kemenristekdikti Dr. Ir. Jumain Appe memantau langsung pelaksanaan Tes Kompetensi Dasar (TKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2017 Wilayah Sulsel di Aula Makodam XIV Hasanuddin, Jalan Urip Sumoharjo, Minggu (29/10/2017).

Dirjen Pengembangan Inovasi Kemenristekdikti, Dr. Ir. Jumain Appe mengatakan, pelaksanaan tes kompetensi dasar CPNS tahun 2017 di Sulsel tidak memiliki kendala adapun. Semuanya berjalan lancar.

Kata dia, pelaksanaan TKD ini tidak lagi secara manual, melainkan secara online dengan menggunakan komputer atau bisa disebut Computer Assisted Test (CAT).

“Alhamdulillah semuanya berjalan lancar, selain menggunakan CAT, kami juga sudah berkerjasama dengan Kodam,” pungkasnya.

Jumain Appe mengatakan, TKD yang diikuti seluruh calon Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berhasil meraih nilai tertinggi nanti masih mengikuti tes berikutnya.

loading...
Rektor UNM Bersama Dirjen Kemenristekdikti Pantau Pelaksanaan Tes Kompetensi Dasar CPNS

Rektor UNM Bersama Dirjen Kemenristekdikti Pantau Pelaksanaan Tes Kompetensi Dasar CPNS

“Setelah tahap ini, peserta yang mendapat nilai tertinggi dan nyatakan lolos TKD akan mengikuti tes berikutnya, yaitu Tes Kompetensi Bidang (TKB) di setiap tempat penerimaan unitnya, seperti di UNM dan Unhas,” ungkapnya.

Peserta TKD yang dinyatakan lolos dan TKB, jelas Jumain Appe, peserta harus mengikuti lagi tes kesehatan.

“Selain itu peserta harus mengikuti tes kesehatan, hari ini bukan final, tapi peserta berhasil yang memiliki nilai tertinggi harus mengikuti TKB setelah itu masih ada tes kesehatan,” tandasnya.

Halsenada diungkapkan Rektor Universitas Negeri Makassar, Prof. Husain Syam. Kata dia, peserta yang memenuhi nilai passing grad akan lanjut TKB disetiap unit pendaftaran, misalnya peserta yang mendaftar di Unhas, maka akan mengikuti TKB di Unhas, begitupun dengan juga di UNM.

“TKB ini bertujuan mengetahui dan memahami bidang yang dibutuhkan sesuai dengan bidangnya masing-masing,” ucapnya.

Jika pemerintah saat ini, sambung Mantan Dekan Fakultas Teknik UNM ini, membuat standar dasar secara nasional yang menunjukkan bahwa siapa pun yang ikut TKD dan lolos boleh jadi ASN atau pegawai negeri. Tetapi, tergantung pada bidangnya dan unit yang menerima.

“TKD mengarahkan siapapun bisa jadi ASN, ketika sudah lolos harus lagi mengikuti TKB di unit masing-masing mendaftar,” bebernya.

Prof. Husain menambahkan, formasi untuk UNM sebanyak 8 dengan jumlah pendaftar sebanyak 221.

“Saya kira peserta yang dinyatakan lolos betul-betul orangnya jago, karena tes ini sudah secara online atau biasa disebut CAT,” kunci. (*)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

loading...

Copyright © 2015 The Mag Theme. Theme by MVP Themes, powered by Wordpress.

To Top