Headline

Netizen Sebut Akademisi Layak Jadi Wali Kota Makassar

Askar Deklarasi Partai Pengusung di Bulukumba
Askar Deklarasi Partai Pengusung di Bulukumba

Pilkada Bulukumba

MAKASSAR, SUARASULSEL.COM – Pemilihan Wali Kota Makassar masih tersisa dua tahun lagi. Namun, rivalitas sejumlah figur mulai hangat di media sosial Facebook dan Twitter.

Bahkan, sejumlah simpatisan di media sosial mulai vulgar memposting figur jagoannya. Mereka ramai-ramai menyampaikan keunngulan masing-masing jagoannya.

Bukan politisi atau pengusaha yang muncul. Netizen juga menganggap figur dari kalangan akademisi layak untuk menduduki kursi yang diduduki oleh Danny Pomanto saat ini.

Akademisi dianggap memiliki keunggulan tersendiri dalam pembangunan suatu daerah. Sebab, secara ilmiah telah mengetahui permasalah dan solusi yang akan ditawarkan nantinya. Kabupaten Bantaeng dibawah kepemimpinan Prof Nurdin Abdullah dianggap salah satu buktinya.

“Sudah saatnya akademisi memimpin Kota Makassar di tahun 2018. Akademi paham masalah serta solusi yang akan dikerjakannya,” tulis akun Putri Wirdia di Grup Facebook Pilwakot Makassar.

“Akademisi sudah terbukti bisa memajukan daerah. Wattunami kalangan akademisi maju sappo. Yakin Kota Makassar yang tercinta bisa maju,” timpa akun Nurul Rezky.

loading...

“Bukannya bosan dengan janji-janji para politisi. Tapi alangkah baiknya Kota Makassar yang merupakan sentra Indonesia Timur harus dipimpin figur yang cerdas dan peduli dengan masyaratanya. Akademisi adalah jawabannya,” tulis Akun Lucky Boy.

Sebelumnya, pengamat sosiologi politik Universitas Hasanuddin, Dr Andi Haris mengatakan, semua figur, baik politisi, birokrat hingga akademisi yang ingin maju di Pilkada pasti memiliki peluang sama untuk menang. Tapi, dasar penentuannya terlihat dari track record personnya.

“Politisi, pengusaha, birokrat maupun akademisi bisa menjadi kepala daerah. Namun, semuanya akan kembali ke individunya, apakah mereka punya basis massa dan kemampuan secara personal guna meyakinkan masyarakat untuk memilih mereka,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini banyak akademisi yang menjadi kepala daerah sukses menjalankan amanah masyarakat. “Contoh kecil yang saat ini dilihat oleh masyarakat adalah Bupati Bantaeng, Prof Nurdin Abdullah,” ujarnya.

Hal yang sama disampaikan pengiat ekonomi dan politik Sulsel, Ir Abdul Haris SE MSi. Kata dia, Kalangan akademisi sangat layak maju atau didukung untuk maju di pemilihan kepala daerah (Pilkada), termasuk di Makassar.

Sebab, akademisi memiliki peran penting terhadap perkembangan pemerintahan di Sulsel, termasuk Kota Makassar. Mereka mampu menyumbangkan pemikiran serta kualitasnya.

“Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kandidat dari partai politik tidak seberapa besar, sehingga figur pendamping yang tepat adalah akademisi,”jelasnya.

Kata dia, saat ini banyak akademisi yang memiliki kemampuan untuk maju di Pilkada seperti Andi Mustaman dan Endre Cecep Lantara. “Kedua nama tersebut bukan hanya akademisi, tapi juga matang dalam dunia politik. Sehingga, kemampuan tak diragukan lagi,” paparnya.

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

loading...

Copyright © 2015 The Mag Theme. Theme by MVP Themes, powered by Wordpress.

To Top