Headline

Menuju Panggung Munaslub, SYL ‘Getarkan’ Tanah Jawa

Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, Jubir Wapres Husain Abdullah, dan Mantan Bappilu Nasdem Syamsul Bachri Sirajuddin, dan beberapa kader Golkar, ngopi bareng di Warkop Phonema Wahid Hasyim, Jakarta.
Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, Jubir Wapres Husain Abdullah, dan Mantan Bappilu Nasdem Syamsul Bachri Sirajuddin, dan beberapa kader Golkar, ngopi bareng di Warkop Phonema Wahid Hasyim, Jakarta.

Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, Jubir Wapres Husain Abdullah, dan Mantan ketua Bappilu Nasdem Syamsul Bachri Sirajuddin, dan beberapa kader Golkar, ngopi bareng di Warkop Phoenam Wahid Hasyim, Jakarta.

MAKASSAR, SUARASULSEL.com – Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL) resmi mendaftar calon ketua umum (caketum) Golkar, Rabu 4 Mei 2016 kemarin. Berangkat Makassar terbang menuju Jakarta, jauh sebelumnya SYL komitmen tak akan menyetor sepersen pun uang mahar untuk proses jalannya Musyawarah Luar Biasa (Munaslub), tanggal 14-18 Mei 2016 di Nusa Dua Bali.

“Itu.. semua demi kita. Demi Bugis Makassar… Demi Bangsa… harus!!!,” tulisan status di Blackberry Massanger (BBM) milik Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, recent update, Kamis (5/5/2016).

Saat mendaftar, persayaratan menyetorkan uang mahar sebesar Rp1 Miliar ditolak SYL. Sementara kandidat lain seperti Priyo Budi Santoso mengaku dana maharnya telah cair dan siap disetorkan. Begitupun Setya Novanto yang patungan untuk setorkan dana Rp1 Miliar. Begitupun kandidat lain.

loading...

Wakil Ketua Komite Etik Munaslub Golkar Lawrence usai konsultasi, secara terang-terangan mengungkapkan bahwa KPK melarang Partai Golkar menarik iuran Rp 1 miliar dari masing-masing bakal calon ketua umum, karena gratifikasi.

“Saya hadir untuk membesarkan cita-cita partai. Sumbangan saya adalah idealisme saya. Saya perlu sampaikan saya sudah melengkapi administrasinya, bahwa satu sen pun saya tidak akan keluar. Coret, biar jelas. Saya datang karena saya cinta partai bukan karena jabatan,” kata Syahrul Yasin Limpo.

Ini menunjukkan sikap tegas dan komitemen SYL dalam menghilangkan money politik di batang tubuh partai Golkar.

“Saya sudah tegaskan, coret saja kalau misalnya masih pakai syarat itu. Tidak ada satu sen pun yang akan keluar. Itu lah kebesaran Partai Golkar. Sebagai sebuah organisasi tidak boleh menjadi syarat yang membudaya. Nanti secara nasional menjadi budaya,” kata Syahrul Yasin Limpo.

Inisiator Generasi Muda Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengapresiasi sikap calon Ketua Umum Golkar Syahrul Yasin Limpo yang menolak pembayaran iuran Munaslub Golkar sebesar Rp1 miliar.

“Apresiasi saya sampaikan kepada saudara Syahrul Yasin Limpo dan saudara Indra Bambang Utoyo yang berani tampil berbeda dengan kandidat lain dengan menolak membayar Rp1 miliar karena merasa itu bukan kewajiban orang per orang kader untuk menanggung biaya Munaslub,” kata Doli.

Wakil Ketua DPD II di Jawa Barat, Yudi Krisyanto mengungkapkan, ketegasan Syahrul Yasin Limpo menolak iuran munaslub sudah tepat. “Pak SYL adalah salah satu kader terbaik Partai Golkar,” kata Yudi. (nur)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

loading...

Copyright © 2015 The Mag Theme. Theme by MVP Themes, powered by Wordpress.

To Top