Headline

Long Weekend di Makassar, Rugi Jika tak Cicipi Masakan Ini

coto makassar dan konro - Google Search

coto makassar dan konro - Google Search
SUARASULSEL.com – Long Weekend atau libur panjang pekan ini segera berakhir. Bagi anda yang sedang menikmati liburan di Kota Makassar harus keliling kota. Sangat banyak tempat-tempat wisata yang menarik untuk di kunjungi.

Bagi anda pecinta kuliner nusantara, nah ini yang paling ditunggu-tunggu. Belum lengkap rasanya traveling anda di Kota Makassar jika belum mencicipi tiga masakan khas Makassar, yaitu Coto Makassar, Sop Saudara dan Sop Konro.

Jangan heran traveller, ketiga makanan khas ini memang disajikan berkuah dan panas. Tetapi, hampir disetiap rumah makan penyedia makanan khas ini suasananya tak ber-ac alias suhu udara dalam ruangan panas. Tapi jangan salah, suhu udara yang lumayan panas tak menyurutkan para traveller pecinta kuliner berkali-kali mencoba masakan ini.

Masakan ini sudah berpuluh-puluh tahun lalu sudah ada. Orang di Makassar dan sekitarnya sangat suka masakan ini. Di suhu ruangan yang lumayan panas memberikan kenikmatan sendiri kepada penikmatnya. Bahkan makan sambil bercucukan keringat juga asik lok.

Pertama, Coto Mangkasara’ atau Coto Makassar. Masakan ini terbuat dari berbagai rempah-rempah. Dalam sebuah mangkuk, tertuang kuah coto yang ditaburi berbagai rempah-remah seperti daung bawang, bawang merah goreng, daging sapi, sandung lamur, sapi, rebus matang, jantung sapi, batang serai, lengkuas, jahe, dan daun salam. Dijamin enak dan nikmat.

Dikutip dari tulisan postingan blog milik rachmat.ag menuliskan bahwa, keberadaan Coto Makassar merupakan hidangan yang tergolong seni ketata bogaan, tergolong sebagai makanan rakyat biasa atau umum. Namun coto makassar ini pula sering menjadi hidangan bagi kalangan istana di kerajaan Gowa dahulu.

loading...

Coto Makassar diduga pula telah ada sejak Somba Opu (pusat Kerajaan Gowa) berjaya pada tahun 1538 hingga terhidangkan dalam bentuk warung-warung yang ada sekarang dibeberapa pinggiran jalan.

“Sajian coto makassar diduga terpengaruh pula oleh makanan cina yang telah datang di abad 16, ini terlihat dari sambal yang digunakan yakni sambal tao-co merupakan bagian dari ketata bogaan Cina yang mempengaruhi budaya ketata bogaan Makassar,” kata Rachmat, dalam postingan blognya.

Kedua Sop Saudara. Sebuah nama makanan yang menjadi identitas, makanan berkuah yang dihidangkan dalam mangkuk tapi jika dilihat lebih dekat dan dirasakan pastilah berbeda. Makanan tradisional khas Kabupaten Pangkep sulawesi selatan ini dapat dijumpai di Makassar. Sop saudara dibuat dari daging sapi, bihun dan kentang goreng yang biasanya dibentuk bola-bola kecil, dan paru sapi yang digoreng, biasanya disajikan bersama dengan nasi putih, ikan bakar, dan telur rebus sebagai tambahan lauknya. Tambahan sebagai pelengkap menu adalah sambal kacang dan irisan Timun, Untuk Membuatnya Baca resep sop saudara

Ketiga Sop Konro. Ini merupakan masakan tradisional khas Indonesia yang berasal dari tradisi Bugis dan Makassar. Sup ini berbahan dasar iga sapi atau daging sapi. Daging sapi direbus bersama dengan bahan lain seperti kayu manis, air asam jawa dan berbagai bahan lainnya.

Kemudian tumisan campuran beberapa bumbu masak seperti merica, pala, kacang merah dan bahan lainnya, dituangkan kedalam rebusan iga sapi. Warna gelap sop konro berasal dari buah kluwak yang memang berwarna hitam.

Bumbunya relatif “kuat” akibat digunakannya ketumbar. Konro aslinya dimasak berkuah dalam bentuk sup yang kaya rempah-rempah, akan tetapi kini terdapat variasi bakar yang disebut “Konro bakar” yaitu iga sapi bakar dengan bumbu khas konro. Masakan berkuah warna coklat kehitaman ini pada umumnya disajikan atau dimakan bersama nasi putih dan sambal.

Nah itu kawan-kawan traveller. Bagi anda yang pengen coba masakan ini, banyak kok di Makassar. Lokasinya juga sangat mudah didapatkan karena rumah makannya berada di jalan-jalan protokol di Makassar. Selamat mencoba kawan. (*)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

loading...

Copyright © 2015 The Mag Theme. Theme by MVP Themes, powered by Wordpress.

To Top