Pendidikan

Ini Keunggulan Ners FKM UMI Dibanding Kampus Lain

Mahasiswa Ners FKM UMI Ujian Komprehensif di RS. Bhayangkara

MAKASSAR, – Program Studi (Prodi) Profesi Ners Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (FKM UMI) memiliki keunggulan tersendiri dibanding kampus lain.

Keunggulannya adalah bidang kegawatdaruratan. Demikian Ketua Prodi Profesi Ners FKM UMI, Safrudin.

Kata dia, ilmu kegawatdaruratan merupakan asuhan kesehatan yang sangat berbeda dengan yang lain. Misi penyelamatan pasien untuk terhindar dari cafat fisik bahkan resiko kematian dikonsumsi dalam pembelajaran ini.

“Dalam mewujudkan ini kami telah melakukan simulasi gawat darurat di beberapa angkatan mahasiswa ners,” ujarnya Safrudin.

Bukan hanya simulasi gawat darurat, Ners FKM UMI juga menjadikan BTCLS sebagai program andalan. BTCLS atau Basic Trauma Cardiac Life Support merupakan pelatihan tindakan untuk memberikan bantuan pada korban bencana atau gawat darurat guna mencegah kerusakan organ bahkan resiko kematian.

“Setiap mahasiswa yang mau melaksanakan praktek profesi di Rumah Sakit, kami bekali dengan latihan BTCLS,” ujarnya.

Selain itu, BTCLS merupakan salah satu prasyarat yang harus dimiliki oleh seorang perawat, baik yang bekerja di pelayanan kesehatan dalam maupun luar negeri, sehingga sangat penting dan wajib diikuti mahasiswa.

loading...

“Pelatihan BTCLS itu penting, karena sudah menjadi syarat bagi petugas kesehatan khususnya perawat untuk bekerja di Rumah Sakit,” jelasnya.

Sementara, Dosen Ners FKM UMI Musfirah Ahmad S.Kep., Ns., M.Kep mengatakan, Profesi Ners (FKM UMI) miliki keunggulan metode ujian OSCE.

Osce atau Objective structured clinical examination adalah suatu metode untuk menguji kompetensi klinik secara objectif dan struktur dalam bentuk putaran station dengan waktu tertentu. Osce merupakan tahapan evaluasi kemampuan mahasiswa dalam melaksanakan praktek klinik.

“Tujuannya untuk mereview mahasiswa dalam memperaktekkan asuhan keperawatan dan teknik prosedural dalam melakukan tindakan di rumah sakit,” ujarnya.

Perempuan kelahiran Ujung Pandang, 28 Maret 1989 ini menyampaikan, ada 8 mata kuliah yang di Osce kan yakni, Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Gawat Darurat, Keperwatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperwatan Komunitas, Keperawatan Keluarga dan Gerontik, Kepewatan Manajemen dan Keperawatan Spiritual.

“Jadi seluruh mata kuliah yang ada di Program Ners FKM UMI kami terapkan ujian Osce. Osce merupakan salah satu keunggulan kami karena peralatan di laboratorium kami terlengkap di Kawasan Indonesia Timur,” tutupnya.

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

loading...

Copyright © 2015 The Mag Theme. Theme by MVP Themes, powered by Wordpress.

To Top