Daerah

Edy Manaf : Masalah Honorer K2 di Bulukumba Harus Diselesaikan

Edy Manaf : Masalah Honorer K2 di Bulukumba Harus Diselesaikan

Edy Manaf : Masalah Honorer K2 di Bulukumba Harus Diselesaikan

Edy Manaf

SUARASULSEL.COM – Permasalahan honorer K2 di Kabupaten Bulukumba akan menjadi perhatian khusus Edy Manaf setelah pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) akhir tahun ini.

Kata Edy, jika dirinya diberikan kepercayaan dan amanah masyarakat Kabupaten Bulukumba untuk menjadi wakil bupati bersama Maskur A Sultan, hal honerer K2 harus diberikan.

“Honorer atau K2 di Kabupaten Bulukumba harus dituntasakan, hal seperti ini tak bisa dibiarkan berlarut-larut. Kasihan mereka,” jelas Edy kepada wartawan di Makassar, Jumat (31/7/2015).

Menurutnya, penyelesaian honorer K2 akan menjadi prioritas utama dirinya setelah terpilih menjadi wakil bupati bersama Maskur A Sultan. “Honorer tak akan lagi disuruh tes, sebab yang tidak lulus kebanyakan honorer asli.

Jumlah honorer K2 di Kabupaten Bulukumba, jelas Edy, berada diangka 2000 orang. Sedang yang telah terselesaikan hanya 700.
“Tak adanya kejelasan nasib honorer K2 menjadi keresahan tersendiri bagi saya. Hal ini perlu dipikirkan semua elemen, khususnya Pemda Bulukumba nantinya,” ujarnya.

loading...

Walau masalah honorer K2 nyaris terjadi disemua kabupaten dan kota di Sulsel, tapi di Bulukumba harus mendapat perhatian khusus dalam penanganannya. “Honorer K2 membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah,” tegasnya.

Edy juga mengatakan, pemecatan honorer K2 bukan menjadi solusi. Untu itu, pihaknya nantinya tidak akan memecat tenaga honorer yang gagal tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Para tenaga honorer K2 tetap bekerja sesuai bidang yang sebelumnya dikuasai, seraya menunggu terbitnya Peraturan Pemerintah turunan Undang-undang Aparatur Sipil Negara (UU ASN). “Masalah tenaga honorer sebagai hasil salah urus atau missmanagement di masa lalu, di mana pemerintah daerah menerima tenaga kerja tanpa seleksi, tanpa melalui proses persaingan yang sehat, dan mendasarkan pada kebutuhan, sehingga akibatnya jumlah tenaga honorer tidak terkendali” paparnya.

Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi menyatakan, akan menyelesaikannya Desember 2015.

“Kami akan mengupayakan masalah honorer K2 paling lambat diselesaikan Desember 2015. Mekanismenya seperti apa, perlu dibahas lebih lanjut nanti,” kata Yuddy dalam rapat kerja dengan Komisi II DPR di Senayan belum lama ini.

Dia menambahkan, penyelesaian honorer K2 akan tetap menjadi prioritas pemerintah. Itu sebabnya, DPR diharapkan memberikan dukungan dalam hal penyiapan alokasi anggaran.

Bambang Riyanto, anggota Komisi II DPR, memberikan apresiasi kepada sikap pemerintah yang berkenan menuntaskan masalah K2.

“Kami tetap pada usulan awal dalam penyelesaian K2 tetap dalam kerangka afirmasi dan cukup seleksi administrasi saja. Jangan disuruh tes lagi karena yang tidak lulus itu kebanyakan honorer asli,” tegasnya.

Dia menegaskan, Komisi II akan mengawal janji pemerintah untuk menuntaskan masalah honorer K2 paling lambat Desember 2015. (*)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

loading...

Copyright © 2015 The Mag Theme. Theme by MVP Themes, powered by Wordpress.

To Top