Pendidikan

Alumni Berkualitas, Ini Proses yang Dilalui Mahasiswi Kebidanan FKM UMI

Suchi Afnalurini Shariff S.Si.T, SKM. M.Keb

MAKASSAR, – Program Studi Kebidanan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (FKM UMI) konsisten dalam hal proses akademik demi menghasilkan alumni yang berkulitas dan siap kerja.

Sebelum meraih gelar Diploma III Kebidanan, mahasiswi Kebidanan FKM UMI diwajibkan untuk membuat Karya Tulis Ilmiah (KTI).

KTI ini memerlukan penulisan yang sistematis, logis, terfokus pada suatu permasalahan dan bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Demikian disampaikan Sekertaris Prodi kebidanan, Suchi Afnalurini Shariff, S.S.iT.,SKM., M.Keb saat ditemui di ruangannya, Selasa (27/3/2018).

Namun, kata Suchi sebelum ujian KTI, mahasiswa wajib menyelesaikan target asuhan kebidanan yakni KDPK, ANC, INC, PNC, Bayi serta KB.

loading...

“Ujian KTI DIII kebidanan FKM UMI 2 serangkaian yaitu ujian KTI dan ujian tutup. Paling lama jaraknya yaitu hanya dua minggu,” jelasnya.

Dalam hal kurikulum yang digunakan, kata Suchi mengikuti kurikulum inti perguruan tinggi dan kurikulum intitusi berbasis kompetensi, berbasis pada Student Center Learning (SCL), dan pemanfaatan Information and Communications Technology (ICT) web (e-learning).

“Metode pemebelajaran yang digunakan berbasis SCL. Ceramah, tutorial, active learning, PKL, dan lain-lain. Pengalaman praktik klinik yang dilakukan di Instansi Kesehatan baik Dinas Kesehatan, Puskesmas, RS. Ibnu Sina, SKDIA Siti Fatimah, RSB Masyita, RS Sayang Rakyat, RSKDIA Pertiwi, RS Labuang Baji, RS Haji, RS Daya, RS Bhayangkara, dan lain-lain. (sit)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

loading...

Copyright © 2015 The Mag Theme. Theme by MVP Themes, powered by Wordpress.

To Top