oleh

Alasan Harus Nonton Film Anak Muda Palsu

-Hiburan-0 views

MAKASSAR, SUARASULSEL.com – Karya sineas Kota Makassar akan kembali menghiasi layar lebar seluruh Indonesia. Film dengan judul ‘Anak Muda Palsu’ produksi Finisia Production tayang perdana Kamis, 4 Juli 2019 mendatang.

Anak Muda Palsu adalah film ketiga dari Finisia Production (Dulu Makkita Cinema Production). Sebelumnya ada Uang Panai yang berhasil merebut perhatian kancah nasional dan memenangkan penghargaan khusus Film Produksi Daerah Terbaik, Indonesian Box Office Movie Awards (IBOMA) 2017 dan Film Halo Makassar yang tayang perdana 12 April 2018 lalu.

Film yang ditulis Tumming, Abu dan Matamatahari ini mengusung genre drama komedi. Pemerannya Tumming, Abu, Reo Ramadhan, Hisyam Hamsir, Mamak Ramlah, Luna Vidya, Inten Navadia dengan sutradara Ihdar Nur.

Pemeran Anak Muda Palsu, Tumming menyampaikan alasan mengapa harus menonton film ini.

“Ini untuk pertama kali Tumming dan Abu beserta Matamatahari menulis skrip penuh. Alasan kenapa harus nonton film ini, video-video kami sebelumnya hanya gimik, tapi film ini lebih menceritakan bagaimana betul-betul cerita anak kost dan mahasiswa tingkat akhir,” demikian kata Tumming dalam sesi Jumpa Idola pada akun Youtube Anjas Chambank.

“Ceritanya sangat sederhana. Tapi pesan-pesannya itu kuat sekali,” kata Tumming.

Sementara Abu menyampaikan banyak hal positif yang bisa didapatkan dalam film ini. Dimana menceritakan realita mahasiswa tingkat akhir dan derita anak kost. “Tidak ada yang bisa tebak ending film ini, makanya datang ke bisokop,” jelas Abu.

Dalam kesempatan lain, Abu mengatakan dalam film ini memang mengajak penonton khususnya mereka mantan mahasiswa apalagi yang angkatan tahun 2011 untuk kembali bernostalgia. Lanjut Abu, dalam film ini memang selain persahabatan juga menggambarkan bagaimana flash back anak muda.

Terpisah, dalam akun Youtube Ikram Noer (Anca Uang Panai), Hisyam yang berperan sebagai Darwis menyampaikan sedikit bocoran.

“Darwis itu mahasiwa hukum, mahasiswa lama juga, sama seperti lain, darwisnya jago bikin kopi, tapi mati kiri. Kalau dipanggil pacar pasti meninggalkan temannya, disitu kita dapat ambil pelajaran karena pada akhirnya, nonton saja di bioskop,” kata Darwis.

Menurutnya, film ini akan lebih baik dari film-film sebelumnya. “Selalu banyak evaluasi dari Finisia, dari film-filmm sebelumnya, jadi insya Alllah film ini lebih baik dan bisa diterima oleh semua pihak,” jelasnya.

Reo yang berperan sebagai Ilham turut diwawancarai Ikram yang pengambilan gambarnya dalam mobil mengungkapkan karakternya sangat berbeda dengan Tumming, Abu dan Darwis.

“Polos, lingu-lingu dan paling care, untuk teman-teman kenapa harus nonton film ini, karena akan motivasi teman-teman untuk menjadi anak muda asli, karena banyak hal positif yang disampaikan,” jelas Reo.

loading...

Sebelumnya, Produser Anak Muda Palsu, Andi Ashari Arraniri berharap film “Anak Muda Palsu” dapat menyusul kesuksesan Film Uang Panai yang juga dibintangi Tumming-Abu.

“Kita berharap Anak Muda Palsu akan menjadi pemicu bangkitnya film-film lokal. Juga mampu menggairahkan sineas-sineas muda di Makassar untuk memproduksi film,” kata Andi Ashari Arraniri.

“Target kita memang agar bisa seperti film terdahulu, Semoga bisa capai seperti film terdahulu. Terbantu dengan beberapa kampus. Selain menyajikan drama komedi,” jelasnya.

Sutradara, Ihdar Nur menambahkan, judul Anak Muda Palsu dipilih agar anak muda yang merasa selama ini masih palsu bisa kembali menjadi original. “Maksudnya itu ya jadilah anak muda yang benar-benar mampu bermanfaat bagi orang banyak. Paling tidak menjadi diri sendiri dan bertanggungjawab,” terangnya.

Sinopsis

Empat orang mahasiswa semester akhir di Universitas Hasanuddin galau memikirkan kuliah mereka yang tak kunjung selesai. Mereka adalah Tumming, Abu, Illank (Reo Ramadhan) dan Darwis (Hisyam Hamsir). Meski berbeda-beda Fakultas tapi tinggal di tempat kos yang sama. Bersahabat sejak mahasiswa baru dan berjanji untuk wisuda bersama-sama.

Bukan perkara mudah untuk bisa menyelesaikan kuliah tepat waktu. “Susah masuknya, lebih susah lagi keluarnya,” begitu ungkapan mereka. Belum lagi persoalan di tempat kos. Tumming dan kawan-kawan harus menghadapi ibu kos (Luna Vidya) yang super galak. Dan desakan dari orang tua agar segera sarjana.

Dari sinilah perjuangan mereka dimulai. Mereka berjanji harus bisa menyelesaikan kuliah bersama-sama. Mereka juga harus tetap survive hidup sebagai anak kos. Kelucuan demi kelucuan muncul dalam setiap adegan yang dikemas dengan sangat menarik. Jangan sampai ketinggalan aksi Tumming, Abu dan kawan-kawannya di bioskop, mulai tanggal 4 Juli 2019.

Casts : Tumming, Abu, Reo Ramadhan, Hisyam Hamsir, Mamak Ramlah, Luna Vidya, Inten Navadia
Duration : 103 minutes
Rating : R (Remaja)
Genre : Drama Komedi
Produser : Amril Nuryan, Andi Ashari Arraniri
Sutradara : Ihdar Nur
Penulis : Matamatahari, Tumming dan Abu
Produksi : Finisia Production, 786 Production

Trailer

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed